__________________________

Note : Agar lancar...gunakan selalu "Google Chrome" fast browser untuk berkunjung ! (Download Google Chrome)

Cinema3satu - "Download Film Gratis"

Movies in MKV - "Download Film Gratis"

Wednesday, August 25, 2010

Setelah Pentagon, Wikileaks akan Guncang CIA

Kecaman dan tekanan dari pemerintah AS, tidak mengendurkan semangat Wikileaks untuk terus membocorkan rahasia negari Paman Sam itu. Kali ini sasaran Wikileaks adalah CIA, lembaga intelijen luar negeri AS.

Dalam akun Twitternya hari Selasa (24/8) Wikileaks menyatakan akan segera merilis dokumen-dokumen penting milik CIA. "Wikileaks akan merilis dokumen-dokumen CIA besok," begitu tulis situs pembocor rahasia itu.

Belum lama ini, Wikileaks membuat Pentagon marah besar karena mengunggah sekira 76.000 dokumen Pentagon terkait perang AS di Afghanistan. Dokumend-dokumen itu membuka mata publik dunia atas kebiadaban militer AS di Afghanistan. Pentagon menuntut Wikileaks agar mengembalikan semua dokumen yang masih berada di tangan Wikileaks dan memerintahkan agar Wikileaks menghapus semua dokumen yang sudah tersebar melalui situsnya.

Tapi, tak peduli dengan "kepanikan" Pentagon, Wikileaks malah mengatakan masih punya 15.000 dokumen lagi yang akan segera diunggah ke situsnya. Wikileaks mengaku memiliki tumpukan dokumen yang disebutnya dengan "Aghan War Dairy." Tapi belum diketahui apakah dokumen yang dimaksud Wikileaks dalam status di Twitternya adalah dokumen tersebut.

Wikileaks menyatakan akan mengunggah dokumen-dokumen rahasia CIA di tengah tuduhan yang diarahkan pada Julan Assange, pemilik dan editor Wikileaks. Swedia mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Assange atas tuduhan telah melakukan kejahatan perkosaan pada dua orang perempuan di negara itu. Tapi sehari kemudian, Jaksa Agung Swedia, Eva Finne membatalkan surat penangkapan itu dan Assange mengatakan bahwa tuduhan itu merupakan kampanye hitam terhadap dirinya.

Bersamaan dengan status Wikileaks di Twitternya kemarin, mencuat rumor bahwa Pentagon dan CIA-lah yang berada dibalik kampanye hitam terhadap Assange itu. (ln/CNN)


Source : eramuslim



Shared via AddThis

Masya Allah, Muslim Rusia Berpuasa Selama 20 Jam

Beruntunglah kita menjadi Muslim yang hidup di daerah khatulistiwa dan tropis, karena jam puasa kita berjalan normal sepanjang tahun dan dengan cuaca yang bersahabat. Tahun ini, di negara-negara Utara, bulan puasa bertepatan dengan puncak musim panas. Siang hari musim panas di daerah tersebut berkisar sekitar 16 hingga 20 jam, dengan kisaran cuaca 20 hingga 30 derajat.

Di Mesir, puasa dimulai dari pukul 4:05 hingga pukul 7:30 malam (tapi dewan fatwa Mesir memutuskan untuk mengurangi putaran jam sebanyak satu jam, hingga jadilah magribnya jam 6:30). Total waktu puasa di Mesir adalah 15 jam. Sementara di Turki, waktu magrib baru masuk pada pukul 8:30. Lebih ke utara, waktu puasa akan lebih lama lagi. Di Jerman, waktu puasa mencapai 17 jam, di Rusia mencapai 18 jam, bahkan di negara bagian Mormansik mencapai 20 jam.

Beberapa Muslim Rusia pun banyak yang melayangkan pertanyaan perihal hukum lamanya masa puasa dalam waktu yang sedemikian panjang. Dewan fatwa Rusia sendiri tidak mengeluarkan fatwa resmi terkait hukum tersebut. Syaikh Ildar Aladinov, ketua dewan syariat pada Majlis Mufti Rusia mengatakan, dewan fatwa Rusia tidak mengeluarkan fatwa resmi terkait permasalan ini.

"Namun bagaimanapun, umat Muslim wajib menunaikan kewajiban mereka sebatas kemampuan. Agama Islam adalah agama mudah. Jika memang ia tidak kuat berpuasa dalam waktu sepanjang ini, maka tentulan ia boleh berbuka," kata Aladinov.

Terkait hukum puasa di daerah yang siang hari musim panasnya memakan waktu yang sangat panjang, para ulama fikih memiliki tiga pandangan. Pandangan pertama, diwajibkan untuk berpuasa fulltime dari mulai terbit matahari sampai terbenamnya, meskipun jangka waktunya sampai 20 jam. Kedua, berpuasa sepanjang waktu puasa di Makkah. Dan, ketiga, masa puasanya disamakan dengan negara terdekat. Rusia, misalnya, bisa disamakan dengan Turki.

Syaikh Yusuf al-Qardhawi dan Dewan Fikih Islam Internasional sendiri lebih memfatwakan pendapat kedua, yaitu perkara shalat dan puasa di daerah yang musim panasnya sangat panjang (seperti di Rusia), maka umat Muslim yang hidup di sana diperbolehkan untuk berpuasa sebagaimana umat Muslim berpuasa di Makkah. Jadi, dalam kondisi demikian, Muslim Rusia boleh tidak berpuasa selama 20 jam, boleh berbuka sebelum matahari terbenam, menyesuaikan dengan waktu berbuka di Makkah. (AGS/rusia al-yaum)


Source : eramuslim



Shared via AddThis

Israel Perintahkan Pembongkaran Dua Masjid di Tepi Barat

Israel kembali berulah. Rezim Zionis itu memerintahkan pembongkaran dua masjid milik warga Palestina di Tepi Barat yang baru selesai dibangun. Satu masjid berlokasi di desa Burin dan masjid satunya lagi berlokasi di desa Jalazoun.

Israel mengeluarkan surat perintah penghancuran masjid itu ditengah rencananya untuk membuka kembali pembicaraan damai dengan Palestina yang akan berlangsung bulan depan. Israel tidak mempedulikan suasana Ramadan, saat warga muslim Palestina sedang menjalankan ibadah puasa dan beralasan kedua masjid itu tidak memiliki surat izin bangunan yang dikeluarkan oleh otoritas Israel.

Israel kerap menggunakan alasan ketiadaan surat izin bangunan untuk menghancurkan rumah dan masjid milik warga Palestina di Tepi Barat untuk menutupi proyek yudaisasi mereka di wilayah Palestina dengan cara melenyapkan semua identitas keislaman di wilayah itu.

Perintah penghancuran masjid dan aktivitas pembangunan pemukiman ilegal yang dilakukan Israel, terutama di Yerusalem, menunjukkan sikap Israel yang tidak mempedulikan tuntutan Palestina jika rezim Zionis itu ingin melanjutkan dialog perdamaian yang kali ini akan dimediasi oleh negara AS.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas sudah menegaskan bahwa pihaknya akan mundur dari pembicaraan damai jika Israel masih terus membangun pemukiman yahudi ilegal di Tepi Barat, masih menggusur rumah-rumah dan merampas tanah perkebunan milik warga Palestina. (ln/prtv)


Source : eramuslim



Shared via AddThis

Ulah Artikel 'Palsu' Bikinan Blogger Maroko Picu Kecaman Dunia Islam

Sebuah artikel sarkastik yang dibuat oleh seorang blogger Maroko tentang puasa ala Perancis, telah memicu kemarahan di negara-negara Muslim, dan kecaman terhadap presiden Perancis Sarkozy.

Pemilik blog yang disebut sebagai Alach menulis: Refleksi dari seorang Maroko terhadap apa yang terjadi di Maroko dan dunia" diposting dalam sebuah artikel berjudul "Sarkozy mengusulkan puasa ala Perancis" di mana ia menulis bahwa presiden Perancis meluncurkan sebuah proyek baru yang disebut Ramadhan Perancis.

Proyek ini Puasa Ala Perancis, yang kata artikel itu diluncurkan di Masjid Marseille, melibatkan gaya baru puasa dengan makan dan minum kopi pada saat sarapan sebelum menuju ketempat kerja.

"Muslim Perancis adalah warga Perancis sebelum mereka menjadi Muslim dan itu sebabnya mereka tidak bisa melepaskan tradisi Perancis minum kopi dan makan croissant di pagi hari."

Menurut artikel tersebut, Sarkozy mengatakan dalam pidatonya yang disampaikan di masjid Marseille - yang katanya sesuai dengan fatwa al-Azhar, institusi terkemuka di dunia Islam Sunni, bahwa kelompok minoritas harus tunduk pada aturan negara dimana mereka tinggal.

Itu sebabnya, presiden menambahkan, mereka diizinkan untuk memiliki Puasa gaya Perancis.

Presiden Perancis kata tulisan Alach , menambahkan bahwa shalat kaum Muslimin di Perancis tidak boleh sama dengan mereka yang hidup di dunia Islam lainnya. Shalat tarawih, yang dilakukan setiap malam bulan Ramadhan setelah salat Isya, hal itu tidak diperlukan menurut presiden.

"Saya telah mengeluarkan keputusan untuk menutup semua masjid tepat setelah shalat Isya agar umat Islam dapat kembali ke rumah dan menikmati menonton TV Perancis," kata presiden dalam sambutannya.

Muslim Perancis, presiden menambahkan, harus membaca Al-Quran dalam bahasa Prancis sebagai bagian dari kesetiaan mereka berjanji untuk Perancis.

"Saya mengajak semua imam untuk membaca Quran dalam bahasa Perancis dari sekarang. Umat Islam di Perancis juga harus shalat dalam bahasa Perancis. Kita harus menjadikan Islam sebagai agama Perancis."

Komentar yang menghina Islam yang konon berasal dari presiden Perancis terus mengalir ke blog dan artikel itu kemudian dikutip oleh beberapa situs web dan surat kabar sebagai berita.

Situs Arab CNN, surat kabar Kuwait al-Dar, dan surat kabar Yordania al-Dostor adalah antara media yang mengambil artikel tersebut dan mengecam Sarkozy karena tidak menghargai nilai-nilai Islam.

Ulama Al-Azhar mengecam presiden Perancis dan menuduhnya mencemarkan salah satu pilar utama Islam. Mereka menyerukan untuk menuntut dia atas kecurigaan melakukan proyek-proyek yang menargetkan ajaran Islam.

Setelah timbul kesalahpahaman dan memicu kemarahan, blogger Maroko tersebut menambahkan bagian pendahuluan pada artikelnya.

"Catatan: Artikel ini adalah gambaran sarkastik dari sebuah insiden yang tidak terjadi. Tujuannya adalah untuk mengkritisi pendekatan Sarkozy dan pemerintah Perancis terhadap minoritas muslim," tulisnya. "Namun beberapa orang telah menyebarkan artikel ini pada situs-situs lain sebagai berita."(fq/aby)


Source : eramuslim



Shared via AddThis

Lebih dari Setengah Pendukung Republik Melihat Islam Secara Negatif

Warga Amerika meragukan bahwa Islam lebih mungkin mendorong untuk melakukan kekerasan dibandingkan dengan agama lain, namun pandangan mereka secara keseluruhan menyatakan bahwa agama dan umat Islam telah memburuk selama lima tahun terakhir, sebuah jajak pendapat mengatakan Selasa kemarin (24/8).

Dalam sebuah survei yang kompleks yang menggarisbawahi pandangan orang terhadap umat Muslim, 51 persen setuju bahwa Islamic Center tidak boleh dibangun di dekat lokasi serangan di New York World Trade Center, dibandingkan dengan 34 persen yang mengatakan hal itu harus diijinkan.

Namun pada saat yang sama, mayoritas - 62 persen - mengatakan umat Islam harus memiliki hak yang sama untuk membangun rumah ibadah. Hanya 25 persen mengatakan masyarakat seharusnya diizinkan untuk memblokir pembangunan masjid tersebut. Jajak pendapat ini dilakukan oleh Pew Research Center.

Jajak pendapat ini menemukan bahwa 35 persen hingga 42 persen, sebagian besar berpikir Islam tidak menghasut kekerasan dibandingkan dengan agama-agama lain, hampir sama dengan tahun lalu yang mengatakan demikian.

Tapi lebih banyak orang yang berpandangan negatif dibandingkan pandangan yang menguntungkan Islam sebesar 30 persen hingga 38 persen. Pada tahun 2005, hal itu terbalik: 41 persen memiliki pandangan yang positif, 36 persen yang berpandangan kurang baik.

Para pendukung kubu Republik menyuarakan pandangan negatif terhadap Muslim lebih dari 2 banding 1, dengan 54 menyuarakan pandangan kurang baik terhadap umat Islam dan 21 persen memberikan pandangan yang positif. Sedangkan dikalangan kubu Demokrat, 41 persen memiliki pendapat yang menguntungkan dan 27 persen memiliki pandangan yang negatif.

Survei ini dilakukan dari tanggal 9-22 Agustus dengan wawancara tatap muka langsung dan wawancara lewat ponsel dengan 1.003 orang dewasa yang dipilih secara acak.Hasil survei memiliki margin sampling error plus atau minus persentase 4 poin.(fq/huffingtonpost)


Source : eramuslim



Shared via AddThis

Hasil Studi DNA, Hitler Ternyata Memiliki Darah Keturunan Yahudi

Peneliti Belgia mengatakan mereka memiliki bukti bahwa pemimpin Nazi Adolf Hitler memiliki akar darah Yahudi dan Afrika, lapor surat kabar Inggris Telegraph pada hari Selasa kemarin (24/8).

Para peneliti ini mencapai kesimpulan setelah memeriksa sampel air liur dari 39 kerabat Hitler.

Wartawan Jean-Paul Mulders dan sejarawan Marc Vermeeren mempublikasikan temuan mereka dalam majalah ketangkasan Belgain.

Surat kabar The Sun melaporkan bahwa kedua orang itu tidak secara langsung menerima sampel air liur yang digunakan untuk tes DNA mereka dari semua keturunan Hitler.

Dalam satu kasus, mereka mengambil serbet yang dijatuhkan oleh keluarga jauh Hitler yang saat ini tinggal di Amerika Serikat. Kerabat Hitler lainnya yang berlokasi di Austria juga diminta untuk menyerahkan sampel DNA mereka.

Menurut penelitian ini, tes DNA menemukan kromosom yang disebut haplogroup E1b1b1, yang dianggap langka di Eropa Barat. Para peneliti mencatat bahwa kromosom ini sangat umum di Afrika Utara - sebagian besar di Maroko, Tunisia, dan Aljazair - serta antara Sephardic dan Yahudi Ashkenazi.

Menurut laporan itu, penelitian ini dilakukan dalam "kondisi penelitian laboratorium yang sangat ketat."

"Hasil penelitian ini bisa menjadi dalil bahwa Hitler terkait dengan orang-orang yang ia benci," kata peneliti Mulders.(fq/ynet)


Source : eramuslim



Shared via AddThis

Related Posts with Thumbnails