__________________________

Note : Agar lancar...gunakan selalu "Google Chrome" fast browser untuk berkunjung ! (Download Google Chrome)

Cinema3satu - "Download Film Gratis"

Movies in MKV - "Download Film Gratis"

Saturday, July 24, 2010

Box Ciuman, Rp. 3000 untuk 2 Menit

Ada -Ada saja dunia ini.Di sebuah taman kota pasti menjadi salah satu lokasi pilihan murah meriah bagi pasangan muda-mudi untuk berpacaran.
Tidak sedikit mereka mencari tempat aman, sesekali mencari kesempatan untuk bisa bermesraan, meski malu-malu mau. Kondisi seperti ini ternyata dijadikan peluang bisnis oleh seorang bocah usia 13 di China. Dibuatnya sebuah Box khusus untuk mereka yang ingin berciuman dengan pasangan tanpa ada rasa malu dilihat orang.

Box ini dibuat disebuah taman, tempat dimana biasanya anak-anak muda suka menghabiskan waktunya bersama pasangannya. Tentunya ini dibuat karena banyak anak-anak muda yang masih malu dilihat orang kalo ingin berciuman di depan umum.

Untuk mereka yang ingin menggunakan Box Ciuman tersebut dikenai biaya 2 yuan (sekitar 3000 rupiah) selama waktu 2 menit di dalam Box. Bagaimana ya kalau di Indonesia ada yang meniru hal ini? Bisa laku atau malah diangkut petugas ketertiban?

Source : blak-blakan.com


Shared via AddThis


Mayat Istri Dijadikan Pajangan Bawah Meja

Sang suami, Jeff Green, 32 tahun, seorang Amerika yg tinggal di Arizona. Istri Jeff meninggal dan membuat sang suami sangat amat menderita. Untuk mengatasi penderitaannya, Jeff lakukan sesuatu yg sungguh di luar kebiasaan. Lucy, demikian nama istrinya yg meninggal, punya penyakit jantung yg membuatnya meninggal di usia 29. Kalimat terakhirnya, "Kita akan ketemu lagi di surga". Tapi kalimat itu tidak cukup menyakinkan Jeff.
Detik detik terakhir penguburan, Jeff memutuskan ia tidak bisa membiarkan Lucy pergi begitu saja. Atas seijin pemerintah, Jeff di perbolehkan membawa mayat istri nya ke rumah. Karena Lucy semasa hidupnya suka humor, Jeff berpikir pasti istri nya tidak keberatan jika di jadikan meja kopi. Jeff lalu memesan meja kaca khusus yg bisa menghentikan proses pembusukan. Harga meja itu US$6000.

Source : blak-blakan.com


Shared via AddThis

Akhirnya PBB Investigasi Kasus Mavi Marmara

PBB telah menunjuk tiga anggota untuk misi pencari fakta dalam rangka menyelidiki serangan mematikan militer Israel terhadap kapal bantuan kemanusiaan Armada Kebebasan yang menuju ke Gaza.

Mantan jaksa kejahatan perang PBB Desmond de Silva, hakim Trinidad Karl T. Hudson-Phillips dan pengcara hak-hak perempuan Malaysia Maria Shanthi Dairiam akan menyelidiki kejadian-kejadian sekitar serangan 31 Mei di mana sembilan aktivis sipil tewas, Dewan Hak Asasi Manusia (UNHRC) mengumumkan hal tersebut pada hari Jumat kemarin (23/7).

Penyelidikan akan memeriksa apakah serangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang berbendera Turki melanggar hukum internasional.

"Ini bukan sekedar tentang jari menunjuk, ini tentang pembentukan fakta-fakta apa yang terjadi karena insiden 31 Mei adalah tragedi kemanusiaan dan penyelidikan ini untuk kepentingan semua orang," kata Presiden UNHRC Sihasak Phuangketkeow.

"Pakar, independensi dan obyektivitas dari anggota misi akan dikhususkan untuk mengklarifikasi peristiwa yang terjadi pada hari itu dan legalitas mereka. Kami berharap misi ini akan memberikan kontribusi bagi perdamaian di kawasan dan keadilan bagi para korban, " tambah Phuangketkeow.

Menggambarkan panel sebagai "benar-benar tidak bias," UNHRC mendesak Tel Aviv untuk bekerja sama. Israel sebelumnya telah menolak untuk bekerja sama dengan penyelidikan sebelumnya yang dilakukan oleh badan PBB.

47 dewan negara PBB mengeluarkan resolusi untuk mengirim misi pencarian fakta selama pertemuan darurat pada tanggal 2 Juni, dua hari setelah serangan itu. UNHRC juga mengutuk serangan Israel dan menyerukan Israel segera mengangkat blokade terhadap Gaza.

Hanya Amerika Serikat, Norwegia dan Italia memilih menentang adanya penyelidikan intrenasional atas serangan Israel.

Panel investigasi UHCR PBB ini diharapkan untuk menyajikan temuan mereka pada bulan September mendatang.(fq/prtv)


Source : eramuslim



Shared via AddThis

Related Posts with Thumbnails