__________________________

Wednesday, November 10, 2010

PERCAKAPAN ANTARA NABI MUHAMMAD SAW DENGAN MALAIKAT JIBRIL TENTANG KIAMAT

Dari Umar ibnu Khattab ra beliau berkata : “Pada suatu hari tatkala kami sedang duduk-duduk bersama Rasulallah saw. lalu datang seorang laki-laki. Pakaiannya sangat putih. Rambutnya sangat hitam".


Tidak nampak tanda-tanda bahwa dia dari perjalanan. Tidak seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Kemudian orang tersebut duduk berhadapan dengan Rasulullah SAW. Disandarkannya kedua lututnya ke lutut Rasul dan kedua telapak tangannya diletakkan pada kedua paha Rasul. Kemudian orang itu berkata : “ Ya Muhammad, kabarkan kepadaku tentang Islam...” Lalu Nabi menjawab; “ Islam itu bahwa kamu saksikan bahwa tiada Tuhan yang disembah selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah. Kamu dirikan shalat, tunaikan zakat, berpuasa dibulan Ramadhan dan laksanakan haji ke Baitullah jika kamu mampu berjalan ke sana.” Orang itu kemudian berkata : “ Benar engkau...” Kamipun heran (kata Umar) dia yang bertanya dan dia pula yang membenarkan. Kemudian orang tadi berkata pula : “ Kabarkan kepadaku tentang Iman.” Rasul menjawab;’ Iman, bahwa kamu percaya kepada Allah, kepada para MalaikatNya, Kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, percaya kepada hari akhir dan percaya kepada takdir baik atau buruk.”

“Benar engkau,” kata orang itu pula. Kemudian dia berkata lagi :” Kabarkan kepadaku tentang Ihsan (kebajikan) .” Nabi menjawab: “Ihsan itu adalah engkau sembah Allah seakan-akan engkau melihatNya, tetapi jika engkau tidak mampu melihatNya, ketahuilah bahwa Dia tetap melihat engkau.” Kemudian orang tadi berkata pula : “ Kabarkan kepadaku tentang Kiamat.” Lalu Rasul menjawab :” Orang yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.” Lalu kemudian orang itu berkata lagi : “Kabarkan kepadaku tanda-tanda akan datang Kiamat. “ Rasul menjawab :’ Bahwa seorang ibu melahirkan pemimpinnya dan engkau akan melihat yang dulunya seseorang yang hidup fakir, berjalan pun tidak beralas kaki namun mereka berlomba-lomba untuk membangun gedung-gedung.”

Kemudian orang itu berpisah dari kami dan aku (kata Umar) bertahan sejenak...lalu Nabi bertanya kepadaku...:” Ya Umar, kamu tahu siapa yang bertanya tadi..” Aku berkata : “ Allah dan RasulNya lah yang lebih tahu.” Lantas Nabi bersabda : “ Dia adalah Jibril, dia datanguntuk mengajarkan agama kepada kalian.” (H.R.Muslim)

Thursday, November 4, 2010

MY Kids My Adventure 1

Perpisahan Emosional Valentino Rossi, Lautan Kuning dan Raih Tropi

10 Alasan Mengapa Anggota DPR Tidur Saat Sidang

Anggota DPR banyak yang tertangkap kamera tidur saat sidang. Apa alasan mereka tidur? Ini dia 10 alasan kocaknya. Mudah-mudahan alasan di bawah ini tidak benar, jadi kita mengharapkan anggota DPR tidak tidur saat sidang.

1. Anggota DPR selalu menghargai nasehat orangtua. Kata orang tua tidur siang itu penting dan sehat, supaya terhindar dari penyakit berbahaya dan awet muda.

2. Tidur tidak tidur, mereka dibayar. Jadi, lebih baik tidur

3. Pasti akan gantuk mendengar pembicaraan berbelit, tidak berisi, penuh daya khayal, munafik, berliku, kaku, tak ada tujuan pasti arahnya,

4. Kalau ingin menjatuhkan musuh besarnya seperti seperti Sri Mulyani anggota DPR pasti bersemangat dan pantang menyerah. Dijamin 7 hari 7 malam melek terus karena demi memperjuangkan kepentingan dirinya dan partainya,

5. Tidak semua anggota DPR tidur. Mereka hanya tidur bila bicara soal rakyat. Tapi bila sudah bicara tentang duit, gaji, tunjangan, posisi jabatan, proyek, matanya melek smua hingga dinihari.

6. Mereka tidak tidur. Mereka sedang merenung dan bermimpi bagaimana agar rakyatnya dan dirinya tambah kaya, setidaknya balik modal, karena gajinya banyak disetor ke kas partai, bayar cicilan vila dan mobil mewah, dan konstituen! Pada saat yang sama gerak mereka tak bebas lagi setelah ada KPK.

7. Karena yang dibahas dalam sidang tidak menyangkut kepentingan diri sendiri dan partainya. Seandainya menyangkut individu dan partai, pasti diskusi dan interupsi tak pernah putus.

8. Ruang sidang sangat nyaman tempatnya dingin harum dan kursinya nyaman sekali. Makanya kalo sudah duduk lupa berdiri.

9. Mereka memikirkan nasib bangsa ini tanpa henti. Jadi kalo pas sidang mereka tidur kelelahan, biar masyarakat bisa melihat betapa “capek” mengurus bangsa ini.

10. DPR selalu menjunjung tinggi hukum dan undang-undang dalam setiap mengemukakan pendapat. Dalam aturan tata tertib persidangan, hanya dilarang mengganggu jalannya sidang. Sehingga, tidur saat sidang tidak melanggar aturan dan undang-undang

Source : indojunkers.com


Tuesday, November 2, 2010

Lauren Booth: Mengapa Saya Mencintai Islam

Lauren Booth, dalam sepekan terakhir ini menjadi salah satu pembicaraan hangat di Inggris. Maklum, Booth sepekan yang lalu menyatakan bahwa ia telah masuk Islam. Bukan apa-apa, yang membuat berita ini seperti mengguncang Inggris, itu karena Booth adalah saudara ipar dari Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris. Bagaimana sebenarnya proses dan kehidupan Booth sekarang? Berikut petikan wawancaranya yang diambil dari The Daily Mail.

Bagaimana perasaan Anda sekarang ini?

Saya tahu ini semua tampak tidak masuk akal, tetapi keputusan untuk memeluk Islam tersebut akan menentukan setiap aspek kehidupan saya bawah rel yang mengekspresikan kegembiraan.

Bisa diceritakan awal mulanya?

Mari kita kembali ke Januari 2005, ketika saya tiba sendirian di Tepi Barat untuk liputan The Mail on Sunday. Saya tidak pernah menghabiskan waktu bersama orang-orang Arab, atau Muslim. Saat saya terbang ke Timur Tengah, pikiran saya penuh dengan kalimat-kalimat biasa : ekstremis radikal, fanatik, kawin paksa, pembom bunuh diri dan jihad.

Saya tiba di Tepi Barat tanpa mantel, dan saya menyimpan otoritas bandara Israel di koper saya.

Saya berjalan di Ramallah, dan seorang perempuan menggamit tangan saya tiba-tiba. Saya menggigil. Ia berbicara cepat dalam bahasa Arab, membawa saya ke sebuah rumah di sisi jalan. Apakah saya diculik oleh seorang teroris tua? Selama beberapa menit, dari lemari pakaian putrinya, ia mengeluarkan mantel, topi dan syal.

Saya kemudian dibawa kembali ke jalan dan dipeluk hangat. Tidak ada kata apapun ketika itu di antara kami. Itu adalah sebuah kemurahan hati yang tidak pernah saya lupakan.

Kemudian?

Secara bertahap saya menemukan ekspresi seperti MasyaAllah!', 'Alhamdulillah!' dalam percakapan sehari-hari saya. Saya selalu berdoa dan, sejak kecil, telah menikmati cerita Yesus dan para nabi kuno. Saya sekolah di Brownies, saya dibesarkan dalam rumah tangga yang sangat sekuler. Saya, dulu selalu bangga dengan rambut pirang indah saya dan, ya, tubuh saya.

Selesai?

Pada tahun 2007 saya pergi ke Libanon. Saya menghabiskan empat hari dengan mahasiswa perempuan, semuanya mengenakan jilbab lengkap. Mereka adalah temen-teman yang memesona, independen dan vokal. Mereka bukan gadis pemalu, tidak dipaksa kawin seperti yang saya bayangkan.

Saya sering datang ke masjid. Di sana, ada anak-anak yang bermain, nenek duduk membaca Al-Quran di kursi roda dan sebagainya.

Anda sempat ragu dengan pilihan hidup Anda?

Saya bertanya; apakah saya siap masuk Islam? Apa yang akan dikatakan dunia, teman-teman dan keluarga saya? Apakah saya siap untuk untuk berperilaku moderat dalam banyak hal?

Dan inilah hal yang benar-benar aneh. Saya tidak perlu khawatir tentang hal-hal itu, karena entah bagaimana menjadi seorang Muslim itu sangat mudah.

Sudah sejauh mana Anda membaca Al-Quran?

Sejauh ini saya baru sampai 100 halaman saja, beserta terjemahannya. Al-Quran adalah teks yang serius. Ini akan membantu saya untuk belajar bahasa Arab tapi itu juga akan memakan waktu cukup lama. Saya berhubungan dengan beberapa masjid di London Utara, dan saya berharap bisa rutin mengunjunginya, setidaknya sekali seminggu.

Menurut Anda, jilbab itu bagaimana?

Pakaian sederhana. Mengenakan jilbab berarti saya siap untuk pergi keluar lebih cepat daripada sebelumnya. Padahal saya baru saja mencat merah rambut saya beberapa minggu yang lalu. Ini adalah negara toleran dan tidak ada yang tampak curiga sejauh ini.

Reaksi teman-teman Anda yang non-Muslim?

Mereka penasaran ketimbang memusuhi saya. Mereka bertanya: 'Apakah itu akan mengubah kamu?’, ‘Kita masih teman kan?’, ‘Kita masih minum (bir) kan?’.

Jawaban Anda?

Jawaban atas dua pertanyaan pertama adalah ya. Yang terakhir tentu tidak. Saya berasal dari latar belakang keluarga yang alkoholisme. Saya akan menghindari barang-barang (memabukan) itu. Apa yang bisa lebih baik? Saya tumbuh di sebuah rumah tangga yang penuh dengan alkohol, dengan ayah yang kejam. Itu adalah luka yang tidak akan pernah pulih.

Apakah keluarga Anda mendukung?

Saya belum pernah bertemu lagi dengan ayah saya selama bertahun-tahun. Jadi bagaimana dia bisa tahu apa-apa tentang saya atau memiliki pandangan yang valid tentang masuknya saya ke dalam Islam? Aku hanya merasa kasihan padanya. Sisanya keluarga saya sangat mendukung.

Anda akan menikah lagi?

Ini bukan saatnya bagi saya untuk berpikir tentang membangun hubungan dengan pria. Saya pulih dari pernikahan yang pecah. Dan sekarang akan melalui perceraian. Jika waktunya tiba, mungkin saya akan mempertimbangkan untuk menikah lagi, namun dengan suami yang Muslim.

Apakah anak Anda akan juga akan menjadi Muslim?

Saya tidak tahu, itu terserah mereka. Anda tidak dapat mengubah hati seseorang

Bagaimana reaksi mereka ketika Anda memberitahu Anda masuk Islam?

Saya ketika itu duduk di dapur dan memanggil dua anak gadis saya. “Girls, aku punya berita untuk kalian. Aku sekarang seorang Muslim." Yang tertua, Alex, berkata: "Kami memiliki beberapa pertanyaan." Mereka membuat daftar pertanyaan dan mengajukannya kepada saya. Alex bertanya: 'Apakah Ibu minum alkohol lagi? " Kujawab, “Tidak!” Respon mereka: 'Yay!". Kemudian “Apakah Ibu merokok lagi?” lalu saya menjawab: “Tidak”. Pertanyaan yang paling mengejutkan adalah: “Apakah Ibu akan menunjukkan (maaf) payudara Ibu di depan publik lagi?". 'Sekarang aku ini Muslim," kata saya,"Aku tidak akan pernah lagi menunjukkan payudaraku di depan umum lagi."

Dan kemudian?

Mereka berteriak, "Kami cinta Islam!” dan pergi bermain kembali. Dan saya juga mencintai Islam. (sa/dailymail)


Source : eramuslim

Monday, November 1, 2010

Oscar De La Hoya vs Manny Pacquiao Full Fight

Musim Haji, Musim Pengemis Profesional Beraksi di Mekkah

Jelang puncak ibadah haji berlangsung yang diperkirakan jatuh pada tanggal 14-18 November tahun ini, para pengemis 'profesional' telah ikut berangkat dari seluruh wilayah Arab untuk datang ke kota suci Mekkah dalam rangka mengambil kesempatan untuk mendapatkan tempat 'terbaik' untuk mengemis di luar dan di dekat masjidil Haram.

Aisya, seorang pengemis asal Somalia, mengatakan kepada surat kabar Arab bahwa aksi mereka bukan hanya kasus individu di mana pengemis datang ke kota suci dan meminta uang secara acak. Mengemis, katanya, telah berkembang menjadi bisnis dengan tujuan meraup uang tunai sebanyak mungkin.

"Pengemis lokal telah memulai aksi mereka. Mereka telah mengambil alih lokasi yang paling berharga dan yang paling tepat untuk mengemis, termasuk di halaman masjid, serta jalan menuju ke sana dan hotel di dekatnya di luar dan pasar," katanya.

Dia menjelaskan bahwa geng mengemis telah semakin berkembang, mereka mengambil alih seluruh daerah seperti tempat parkir dan daerah terbuka lainnya untuk menarik lebih banyak uang dari para jamaah haji.

"Setelah malam tiba, beberapa geng pengemis membagi uang di antara anggotanya dan kemudian berpisah, sementara yang lainnya tetap bersama-sama sepanjang bulan haji dan perjalanan kembali ke Jeddah akan jauh lebih membahagiakan daripada ketika mereka pertama kali datang," katanya.

Jeddah adalah pusat dari pengemis Arab Saudi karena di sana sangat berkembang sektor komersial dan wisata.

Bulan Ramadhan dan bulan Haji adalah puncak musim untuk para profesional ini. Namun pemerintah tidak terlalu peduli. Geng para pengemis telah tumbuh dalam ukuran dan jumlah yang besar dalam beberapa tahun terakhir, dan telah membuat malu kerajaan secara langsung.

Dalam upaya untuk mengekang tren berkembangnya pengemis profesional ini, Mufti besar Saudi telah mengeluarkan fatwa menentang mengemis, menasihati para jamaah haji dan orang lain untuk tidak memberikan uang kepada pengemis di jalan.

Selain itu, divisi polisi lalu lintas lokal anti-kemiskinan telah menangkap para pengemis dan melakukan patroli keamanan crutin untuk membantu mengatasi masalah tersebut.(fq/iina)


Source : eramuslim

Mohammad Ali vs Oscar Bonavena Full Fight

Mohammad Ali vs Mac Foster Full Fight

Tuesday, October 26, 2010

Mohammad Ali vs Ron Lyle Full Fight

Bikin Malu, 10 WNI Ditangkap di Madinah Karena Menjual Kain Kiswah Palsu

Sepuluh warga Indonesia telah ditangkap di Masjid Nabawi Madinah karena berusaha menjual apa yang mereka klaim sebagai bagian dari potongan "Kiswah" kain hitam yang menutup Ka'bah, kata polisi Saudi.

Sembilan laki-laki dan satu perempuan asal Indonesia ini juga akan menghadapi tuduhan menjual kupon palsu hewan kurban kepada para jamaah Haji dan menawarkan jasa "Haji palsu", mengaku bisa mempersiapkan untuk melakukan haji atas nama orang lain.

Kelompok ini, menampilkan tasbih sebagai tanda kesalehan agama, dilaporkan bekerja dengan menargetkan jamaah haji asal Indonesia di sekitar Masjid Nabawi dan kemudian membawa mereka ke restoran terdekat dan kafe di mana mereka akan menawarkan kain Kiswa palsu tersebut.

Petugas yang menyamar mengamati perilaku kelompok ini dan menangkap mereka dalam sebuah operasi tunggal, dan menyita dari mereka uang sebesar 40.000 riyal dan telepon genggam.

"Kami telah bekerja untuk menekan jenis kegiatan penipuan seperti ini yang biasa dilakukan selama musim haji," kata juru bicara polisi. "Mereka datang dari Mekkah dengan maksud untuk sengaja menipu para jamaah yang berasal dari negara mereka sendiri."

Dia menambahkan bahwa sekitar 70 jamaah haji asal Indonesia telah menjadi korban kelompok penipu ini, sedikitnya sekitar 117.000 riyal berhasil mereka gondol dari para korbannya.(fq/iina)


Source : eramuslim

Wednesday, October 20, 2010

Mohammad Ali vs Sonny Liston I Full Fight

Mohammad Ali vs Willi Besmanoff 1961-11-29

Rare Mohammad Ali Interview in Newcastle, UK 1977

Mohammad Ali vs Trevor Berbick Full Fight

Mohammad Ali vs Jerry Quarry I (1970-10-26)

My Kids My Adventure 7

Sacred Heart, Sekolah Katolik yang Bakal Jadi Sekolah Islam

Sekolah Dasar Katolik Sacred Heart di Blackburn di Inggris bakal menjadi sekolah Katolik pertama yang akan menjadi sekolah Islam, jika komunitas Muslim di kota jadi membeli sekolah tersebut. Pihak sekolah berencana menutup sekolah karena jumlah siswa muslim di sekolah tersebut lebih banyak dari siswa beragama Katolik.

Sepuluh tahun yang lalu, 9 dari 10 siswa di sekolah itu beragama Katolik. Tapi angka itu menurun tajam, sampai tahun ini cuma 4 dari 10 siswa yang beraga Katolik, selebihnya muslim. Sebagai sekolah Katolik, kepala sekolah Sacret Heart seharusnya beragama Katolik dan 10 persen mata pelajaran adalah pelajaran berbasis ajaran Katolik. Tapi karena lebih banyak siswa muslim, situasinya berubah. Keuskupan Blackburn mengakui bahwa sekolah yang mereka kelola itu kini tidak lagi "melayani kebutuhan" masyarakat.

Berdasarkan hukum setempat, Dewan Kota Blackburn harus mencari pihak lain yang akan mengelola sekolah tersebut, jika keuskupan Katolik tidak lagi mengelolanya. Peluang ini dilirik komunitas Muslim di Blackburn. Masjid Tauheedul Islam di kota itu adalah salah satu pihak yang menyatakan berminat mengambil alih pengelolaan Sacred Heart, meski saat ini masjid tersebut sudah memiliki sebuah sekolah khusus untuk anak perempuan.

Kepala Sekolah Menengah Putri Tauheedul Islam Hamid Patel mengatakan, "Mengingat mayoritas siswa sekolah Sacred Heart adalah muslim, masuk akal jika kami berminat mengelola sekolah itu."

"Kami masih mencari informasi lebih jauh, apa yang diinginkan oleh otoritas lokal. Tapi komunitas muslim dan pihak sekolah menginginkan kami untuk melibatkan diri dalam masalah ini, dan tentu saja kami berminat pada sekolah itu," sambung Patel.

Populasi Muslim di Inggris meningkat tajam sekitar 2,5 juta orang antara tahun 2004-2008. Saat ini cuma ada 11 sekolah Islam yang dibiayai pemerintah di seluruh Inggris. Komunitas Muslim masih membutuhkan lebih banyak lagi sekolah-sekolah Islam. (ln/tel)


Source : eramuslim

Related Posts with Thumbnails
Bookmark and Share